Minggu, 04 Maret 2012

Apakah Filsafat itu?

Posted by Glendomi On Minggu, Maret 04, 2012 | No comments
Pengertian
     Filsafat berasal dari bahasa Yunani. Kalimat ini berasal dari kata Philosophia yang berarti cinta pengetahuan. Terdiri dari kata philos yang berarti cinta, senang, suka dan kata Sophia berarti pengetahuan, hikmah dan kebijaksanaan (Ali, 1986:7). Filsafat merupakan studi tentang seluruh fenomena kehidupan dan pemikiran manusia secara kritis dan dijabarkan dalam konsep mendasar. Filsafat tidak didalami dengan melakukan eksperimen-eksperimen dan percobaan-percobaan, tetapi dengan mengutarakan masalah secara persis, mencari solusi untuk itu, memberikan argumentasi dan alasan yang tepat untuk solusi tertentu. Akhir dari proses-proses itu dimasukkan ke dalam sebuah proses dialektika. Untuk studi falsafi, mutlak diperlukan logika berpikir dan logika bahasa.

Pengertian Ontologi, Epistemologi dan Axiologi 
  1. Ontologi adalah ilmu hakikat yang menyelidiki alam nyata ini dan bagaimana keadaan yang sebenarnya atau merupakan apa yang menjadi obyek kajian. Ontologi berupaya mengetahui tentang hakikat sesuatu, antara lain ingin mengetahui bagaimana realita yang ada, apakah materi saja, apakah wujud sesuatu ini bersifat tetap, kekal tanpa perubahan, apakah realita terbentuk satu unsur (monoisme), dua unsur (dualisme) ataukah terdiri dari unsur yang banyak (pluralisme). Ontologi dibatasi adanya mutlak, keterbatasan, umum dan khusus.
  2. Epistemologi adalah pengetahuan yang berusaha menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti apakah pengetahuan, cara manusia memperoleh dan menangkap pengetahuan dan jenis-jenis pengetahuan. Menurut epistemologi, setiap pengetahuan manusia itu adalah hasil dari benda atau diperiksa, diselidiki dan akhirnya diketahui (obyek), manusia juga melakukan berbagai pemeriksaan dan penyelidikan dan akhirnya mengetahui (mengenal) benda atau hal yang telah diselidiki tadi (subyek), (Salam, 1988:19). Kemudian, epistemologi membahas sumber, proses, syarat, batas fasilitas dan hakikat pengetahuan yang memberikan kepercayaan dan jaminan bagi guru bahwa ia memberikan kebenaran kepada murid-muridnya (Noor Syam, 1986: 95)
  3. Axiologi menyangkut nilai-nilai yang berupa pertanyaan, apakah yang baik dan bagus itu (Manfaat). Definisi lain mengetakan axiologi adalah suatu pendidikan yang menguji dan mengintegrasikan semua nilai tersebut dalam kehidupan manusia dan menjaganya, membinanya di dalam kepribadian anak (Ibid, 1986: 95)
Daftar Pustaka:
Jalaludin dan Idi, A.1997. Filsafat Pendidikan: Manusia, Filsafat dan Pendidikan. Jakarta: Gaya Media Pratama
Sumber Gambar:
http://akhmadsudrajat.files.wordpress.com/2008/11/filsafat-pendidikan.jpg
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar