Senin, 13 Februari 2012

Maksimalkan Teknologi dalam Kehidupan

Posted by Glendomi On Senin, Februari 13, 2012 | 1 comment

Teknologi dapat dikatakan sebagai suatu perangkat yang dapat dipergunakan manusia dalam kehidupan sehari – hari guna membantu meringankan segala macam pekerjaan. Perkembangan berbagai macam teknologi kian meluas dengan pesat, namun pemanfaatannya dirasa masih minim. Pemanfaatan yang terjadi hanya sekadar dipermukaan saja tanpa dapat mengolah lebih dalam perangkat teknologi tersebut guna peningkatan produktifitas kerja. Ketidakmaksimalan dalam penggunaan teknologi dalam pemanfaatannya yang terjadi sekarang hanya sebatas pada teknologi komunikasi misalnya sms dan jejaring, padahal teknologi yang disajikan lebih dari itu. Pola pemanfaatannya itupun hanya sebatas untuk hiburan saja tanpa adanya maksud dan tujuan untuk mempermudah bahkan untuk meningkatkan produktivitas dalam bekerja.

Teknologi pada dasarnya bukan diciptakan sebagai alat hiburan semata yang dapat digunakan kapan dan di mana saja, akan tetapi lebih dari itu teknologi memiliki tujuan di dalam penciptaannya yaitu sebagai sesuatu yang dapat digunakan oleh manusia untuk mempermudah kerja manusia dan bahkan sebagai media dalam peningkatan produktivitas kerja. Produktivitas kerja manusia seyogyanya dapat terbantukan oleh seperangkat teknologi, seperti untuk mengetik dan mendesain diperlukan adanya seperangkat komputer dari seperangkat komputer tersebut dapat membuahkan hasil perkerjaan yang lebih efektif dan efisien.


Pemanfaatan teknologi yang tidak maksimal ini dipengaruhi oleh banyak faktor yang meliputi:

1. Sumber daya manusia yang lemah dalam penggunaan teknologi
Manusia dalam kaitannya dengan teknologi masih dirasa hanya sebatas subyek teknologi, maksud dari subyek teknologi yaitu dimana manusia hanya sekadar penerima pasif dari adanya teknologi yang tentunya menyebabkan sumber daya manusia menjadi lemah dalam penguasaan teknologi. Seyogyanya manusia bukan lagi ditempatkan pada posisi pasif yang hanya sebagai penerima melainkan lebih menjadi obyek dari teknologi tersebut. Penempatan manusia sebagai obyek dari teknologi itu sendiri memiliki kekuatan dimana manusia bukan sekadar hanya bisa menjalankan teknologi semata dan bukan sebagai penikmat teknologi semata tetapi dapat menjadikan manusia kedepannya sebagai pengembang dari teknologi tersebut dengan pengelolaan teknologi yang lebih maksimal dalam hal pemanfaatannya.

2. Ketidaksiapan manusia dalam menerima teknologi yang tidak sebanding dengan pengelolaan teknologi
Teknologi merupakan suatu wujud dari perkembangan ilmu pengetahuan yang dapat dimanfaatkan penggunaannya untuk manusia dalam kehidupan. Namun, dalam kenyataannya masih banyak orang yang belum siap menerima teknologi tersebut. Memang hal ini tidak dapat dilihat secara langsung bahwa masih banyak orang yang belum siap menerima teknologi, tapi secara tidak langsung dapat diamati pada penggunaan teknologi oleh manusia masih sebatas gaya hidup dan image semata tanpa melihat manfaat yang sebenarnya terkandung pada teknologi tersebut. Contohnya dapat dirasakan dari pembelian beberapa gadget yang menawarkan fitur kecanggihan yang banyak diburu oleh banyak orang namun pemanfaatannya hanya sebatas untuk internet dan jejaring sosial semata tetapi tak mengerti manfaat lebih yang terkandung di dalamnya seperti sistem pelacak yang dimiliki oleh gadget bersistem android. Ketidaksiapan manusia inilah yang menyebabkan pengelolaan teknologi yang sebatas permukaannya saja tanpa bisa mengolah dan mengembangkan teknologi tersebut secara lebih mendalam dan luas.

3. Teknologi yang begitu menggiurkan manusia sebagai alat hiburan semata
Teknologi pada dasar penciptaannya diperuntukan atau ditujukan untuk manusia sebagai penerima aktif teknologi. Namun yang terjadi adalah bahwa manusia belum bisa menempatkan atau memposisikan teknologi pada ranah yang tepat. Hal ini dapat dilihat dari penempatan teknologi yang belum dimanfaatkan secara tepat, misalnya handphone (HP) sebagai salah satu teknologi yang pada awal mula pembentukannya sebagai alat komunikasi semata kemudian berkembang dengan berbagai fitur hiburan yang menyertainya. Berbagai fitur layanan hiburan pada handphone bagi banyak kalangan hanya digunakan sebagaimana fitur itu diciptakan tanpa bisa mengembangkan berbagai manfaat yang memiliki nilai lebih dari fitur tersebut.

Beberapa faktor di atas sedikit menggambarkan dari adanya pemanfaatan teknologi yang belum maksimal yang seharusnya tidak terjadi. Faktor-faktor tersebut perlu adanya perhatian khusus karena dapat dimungkinkan menjadi penghambat dalam usaha pemanfaatan teknologi yang kedepannya akan berpengaruh pada perkembangan teknologi yang hanya sebatas penggunaannya saja tanpa adanya pengelolaan dan pengembangan teknologi. Perhatian kepada teknologi bukan sekadar penggunakan berbagai teknologi tanpa mampu mengelolanya dengan maksimal akan tetapi lebih dari itu sudah seharusnya perhatian akan teknologi diwujudkan dalam bentuk penggunaan dan pengelolaan secara maksimal dengan langkah awal mengetahui berbagai fitur yang terdapat pada teknologi tersebut kemudian digunakan sebagai langkah pemanfaatan dan selanjutnya dapat mengelola lagi secara mendalam bahkan kalau sanggup atau mampu dapat mengembangkannya menjadi teknologi lain yang dapat dimanfaatkan. Oleh karena itu, mulai dari sekarang dan dari diri sendiri sudah mulailah untuk memanfaatkan secara maksimal berbagai teknologi yang ada di sekitar kita dengan tak sekadar penggunaan saja namun lebih pada mengolah lebih mendalam manfaat yang terkandung pada teknologi tersebut. (Fatchan Chasani)
Reaksi:

1 komentar: